Senin, 19 Agustus 2013

Sejarah berdirinya Santu Petrus


Pastur

Sejarah berdirinya Santu Petrus bermula dari kedatangan enam pastor muda Congregatio Discipulorum Domini (CDD) atau Kongregasi Murid-Murid Tuhan di Pontianak tahun 1949. Mereka berenam datang atas undangan Vikaris Apostdik Mgr Tarcisius Van Valenbeng OFM Cap untuk membantu layanan pastoral bagi masyarakat Tionghoa di Pontianak.

Setelah beberapa bulan berada dan berkarya di tengah-tengah masyarakat Pontianak. Hati mereka risau menyaksikan kaum muda Pontianak yang membutuhkan uluran tangan-tangan kasih dari pendidik. Batin mereka terpanggil membantu dan menyelamatkan jiwa-jiwa muda yang rawan bahaya latens. Mereka lalu berpikir bagaimana caranya membantu kaum muda itu agar mengikuti proses pertumbuhannya menjadi pribadi-pribadi yang utuh, beriman, setia, berwawasan dan trampil dalam hidup.


Melihat layanan pastoral umum parokial belum mencukupi untuk mengatasi masalah ini secara utuh, pikiran mereka fokus pada layanan pastoral kategorial sekolah. Mereka yakin layanan sekolah sanggup membekali seseorang dengan setumpuk kecakapan hidup yang memadai dan utuh. Opsi ini membawa persoalan baru, mereka tidak punya dana untuk membangun sekolah.Itulah cita-cita mulia enam pastor muda CDD. Tetapi cita-cita itu menjadi sebuah program nyata. Masyarakat tergerak hatinya dan rela menyisihkan sebagian dari kekayaan untuk disumbangkan demi pembangunan dan operasional sekolah.

Pada 1950, berdiri dan beroperasi sebuah SMP berbahasa Mandarin dengan nama Pontianak Middle School atau Kun Tian Chung Sie, yang disingkat menjadi Kunzhong. Kini Kunzhong mewakili PG-TKK, SD, SMP, SMA, SMK dan RRC Sui Ambawang. Kunzhong perdana ini berdiri di Jalan Cempaka (kini Jalan Juanda), diasuh Pastor Ma CDD dibantu oleh Panitia Pendidikan Kunzhong yang diketuai Ng Ngiap Liang.

Pada 1964, Yayasan Pendidikan Kalimantan resmi berdiri. Yayasan ini diketuai dr Bong Muk Siong. SMP/SMA Kalimantan diubah menjadi SMP/SMA Santu Petrus. Tahun 1994, Pastor Lodewyik CDD memegang estafet pertama karya pastoral generasi muda CDD bagi Kunzhong. Kepemimpinan Pastor Lodewyik gencar melaksanakan pembenahan dan pengembangan Kunzhong. Lembaga itu mendirikan SMK Santa Maria, Rumah Retret Costantini, Gedung Sentra Belajar dan Gedung Aula Besar di Jalan KS Tubun serta Gedung PG-TKK-SD di Jalan Juanda. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar